makalah ujian tengah semester


makalah
 Evaluasi Pembelajaran kepada Orang Tua pada kegiatan belajar di rumah (study from home)”

                                  
Di susun oleh
Ani safrida (189000020)



             PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PAUD
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA

2020






KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirabbil’alamin
Puji syukur kami hadirkan allah SWT yang telah melimpahkan rahmatnya sehingga makalh yang bejudul “pembelajaran kepada orang tua pada kegiatan belajar di rumah” ini bisa selesai pada tepat waktunya dan juga untuk memenuhi tugas dari mata kuliah evaluasi pembelajaran.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh sempurna oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu penulis harapkan demi selalupenulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini .
Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita amin.



Sidoarjo, 16 Aprir 2020






BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Pendidikan adalah usaha sadar yang terencana dari sistematis berupa pembelajaran, pengetahuan, ketrampilan dan pembinaan pada sekelompok orang yang diturunkan dari salah satu generasih ke generasi berikutnya melalui pengajar pelatihan atau penelitian pada prinsipnya pendidikan akan berlangsung seumur hidup karena setiap kali ada sesuatu yang baru maka kita akan mempelajarinya. Pendidikan merupakan hal mendasar dari kebiasaan sekelompok orang yang dapat berlangsung sepanjang hayat memalui pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan yang dapat di peroleh dari proses bimbingan, latihan atau pengajar dalam kelangsungan hidup.

Bimbingan menjadi salah satu proses yang dapat di jadikan sebagai cara pencapai suatu pendidikan bimbingan merupakan cara yang di lakukan untuk membantu orang lain yang mengalami kesulitan dalam mencapai kesejahteraan hidup. Salah satu bimbingan adalah orang tua untuk anaknya. Orang tua memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang besar untuk pendidikan anak dalam proses belajar orang tua mempercayakan sekolah untuk mendidik anak mereka agar mendapatkan pendidikan yang baik. Orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjannya terkadang tidak memperhatikan kebutuhan anaknya bahkan di rumah anak tidak diajarkan pemahaman oleh orang tuanya sehinggah mungkin anak malas belajar.

Dalam proses belajar terdapat beberapa faktor pengaruh di dalamnya meliputi pendidikan, alat bantu pendidikan guna mempengaruhi individu lainnya. Keberhasilan proses pembelajaran sangat tergantung pada kesiapan pendidik dan terdidik dalammenggunakan alat bantu pendidikan misalnya buku, alat tulis dan sebagainya cara yang bersifat pribadidari dalam diri seseorang disebut gaya belajar hal yang mempengaruhi gaya belajr yaitu tempo belajar dan pemilihan strategi belajar

Anak sebenarnya mempunyai kemampuan dalam hal belajar tetapi karena cara belajarnya salah dan orang tuanya tidak memberikan pengarahan akhirnya anak merasa sulit untuk belajar mereka mengalami ketinggalan dalam belajar hal ini dapat terjadi dalam keluarga yang orang tuanya terlalusibuk dengan urusan mereka sendiri bahkan orangtua tidak mau tahu atas prestasi belajar anak. Anak juga akan merasa terasingkan dari keluarga jika orang tua sudah mengetahui permasalahan anak sebaiknya orang tua langsung memberikan pengarahan yang benar serta memberikan jalan keluar atas permasalahan anak anak akan lebih senang di perhatikan oleh orang tuanya selain itu perhatian dan kasih sayang orang tua bisa menjadikan penyemangat dalam belajar anak jika anak sudah bisa merasakan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya maka anak akan merasa lebih nyaman dan akan patuh terhadap orang tuanya serta akan memberikan timbal dalam proses belajar.

Keluarga memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang besar dalam mendidik dan mengarahkan anak dalam proses belajar selain itu selain itu orang tua harus memberikan ilmu dan pengalaman yang nantinya akan bermanfaat untuk bekal masa depan anak proses belajar anak di sekolah membutuhkan dorongan dari orang tua tanpa dorongan orang tua anak sulit mengikuti proses belajar dengan baik di sekolah.

B.     Rumusan masalah
1.      Seberapa optimal orang tua dalam menemati anak belajar di rumah?
2.      Item-item mana saja dari kusioner orang tua dalam proses belajar?
C.    Tujuan
1.      Memperoleh gambaran tentangkategori tingkat optimalisasi orang tua dalam pembelajaran dirumah
2.      Mengidentifikasi butir-butir pengukuran kuesionar orang tua dalam pembelajran di rumah



















BAB II
PEMBAHASAN


A.    Definisi
Pembelajaran di laksanakan secara daring tentu para guru di tekankan agar para anak nyaman belajar meskipun pembelajaran anak usia dini garus mengedepankan enam aspek perkembangan anak usia dini yakni nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, Bahasa, social-emosional dan seni. Hal ini  diungkapkan kepala sesksi kurikulum dan kelembagaan paud dinas pendidikan kota pekalongan, sherly imanda hidaya spsi saat di dikonfirmasi via telfon senin (30/3/2020) untuk KMB masih online guru-guru melaksanakan pembelajaran rutin dengan kreasinya masing-masing namun tetap mengacuh pada kurtilas aspek motoric misalnya anak diminta senam atau melakukan gerakan,tidak ada kegiatanj baca, tulis dan hitung pembelajaran di buat sering mungkin.

Kegiatan lain yang dilakukan untuk kognitifnya seperti hadist menyanyi, tepuk tangan dan membantu orang tua dalm kegiatan sehari-hari hasilnya berupa foto dan video harapanya tugas yang diberikan tidak memberatkan anak tetapi sesui tahap perkembangan anak. Pada situasi ini tentu mebuat waktu anak dan orang tua lebih banyak sehinggah komunikasi anak dan orang tua semakin meningkat. Tentu orang tua juga harus memberikan pembelajaran yang sesuia dengan usia anak para orang tua dalam menyikapi kondisi seperti ini juga harus memberikan pengertian kepada anak bahwa sekolah tidak libur tetapi anak belajar di rumah. Pemahaman ini lah yang harus sejak awal dimiliki oleh orang tua kenapa harus rumah dan kalau di luar rumah dampaknya orang tua harus pintar-pintar membangkitkan semangat anak agar tak bosan dengan diajak belajar bersama kakak dan orang tau.

Ternyata belajar dirumah memiliki banyak manfaat untuk menjalin kedekatan dengan anak-anak di ataranya adalah :

1.      Menciptakan lingkungan rumah yang dapat mendorong pembelajaran anak
2.      Menunjukan harapan yang tinggih (tapi masuk akal ) untuk pemahaman dan masa depan anak
3.      Menjadi pendorong anak lebih dekat dengan orang tua,kakak dan saudara
Untuk menunjang perkembangan otak anak banyak sekali yang bisa mama dan ayah lakukan seperti melakukan kegiatan edukatif yang bisa dilakukan para orang tua di rumah kegiatan-kegiatan edukatif ini tidak harus dilakukan dengan belajar melalui bisa juga dengan kegiatan seperti mengajak anak jalan-jalan ketempat baru atau mengenalkan cara menata barangnya sendiri itu merupakan kegiatan sederhana yang bisa di lakukan di rumah tentu saja kegiatan tersebut lebih menyenangkan untuk anak tidak hanya efektif untuk menunjang perkembangan otak anak kegiatan edukatif ini juga dapat menguatkan hubungan Antara orang tua dan anak ada pum beberapa kegiatan edukatif untuk perkembangan anak agar tidak bosen dirumah adalah :
1.      Menebak tekstur kegiatan ini bisa di mulai dengan mengenalkan anak pada benda-benda yang memiliki tekstur yang berbeda. Seperti kegiatan membuat kerajinan tangan dengan beragam benda bertekstur seperti kain, kapas, kacang polong dan lain sebagainya
2.      Belajar tentang tanggal dengan belajar sambil bermain dengan mengajari anak tentang tanggal dan penanggalan caranya dengan membuat kalender khusus untuk anak yang di lengkapi dengan stiker atau poster kesukannya
3.      Bermain tebak-tebakan kegiatan seperti ini bisa memberi anak tantang untuk mencari benda tertentu atau memberi anak pertanyaan tebak-tebak sangat menunjang untuk perkembangan anak.
4.      Bernyanyi dengan bernyanyi bisa di lakukan ketika anak bermain dengan mainannya atau saat anak mandi selain mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengingat irama lagu juga dapat membuat suasana hati anak menjadi senang dan gembira
5.      Memajang foto dengan memamajang foto dan menghias dinding dengan gambar-gambar yang eduktifakan membuat anak lebih mudah dalam mengiat dan menghafal apa yang ia lhat di dinding

Dengan begitu anak akan merasa lebih nyaman dan lebih betah ketika anak belajar dirumah dan tidak akan ada gangguan otrang tua juga bisa membantu anaknya belajar dan anak akan lebih efektif jika belajar dengan bantua orang tua atau keluarga
















BAB III
SIMPULAN

Bedasarkan pembahasan diatas dapat di Tarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.
Perkembangan anak belajar dirumah anak menjadi disiplin, anak menjadi pauh pada kedua orang tua dan menjadi lebih baik dengan orang-orang yang ada di sekitarnya terutama pada ke dua orang tua







Komentar

  1. Perlu dicantumkan daftar pustaka, kaji ulang pendahuluan dan pembahasan dg topik yg dibahas. Bagus, lanjutkan menulis

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini